Megawati: Keberatan Hasil Kesepakatan RI-GAM
Laporan: ant/pur

Denpasar-RoL -- Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri megatakan, keberatan terhadap kesepakatan yang dicapai pemerintah dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam menyelesaikan masalah-masalah di Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

"Butir kesepatan itu antara lain membentuk partai lokal di NAD yang menjadi tuntutan GAM," kata Megawati selesai membuka Konferensi Daerah II (Konferda) DPD PDI-P Bali di denpasar, Ahad. Ia mengatakan, untuk membentuk partai lokal di Republik ini, belum ada Uundang-Undangnya karena semuanya mengacu kepada NKRI, artinya pembentukan partai harus dimulai dari tingkat pusat di Jakarta tidak bisa dilakukan langsung di daerah tanpa ada partai induk di tingkat pusat.

"Perundangan itu harus jelas, membuat UU adalah tugas DPR bersama pemerintah," kata Mega yang juga mantan presiden RI seraya menambahkan, pemerintah bersama DPR selama ini belum membuat kesepakatan tentang pembentukan partai lokal di daerah. Menyimak hasil kesepakatan pemerintah RI dengan Gam mengenai pembentukan partai lokal di NAD, Megawati menilai implementasinya tidak sesuai dengan Undang-Undang.

Megawati didampingi Sekjen Pramono Aung dan Wakil Sekjen Mangara Siahaan berada di Bali khusus untuk membuka Konfreda DPD PDI-P Bali untuk memilih kepengurusan periode 2005-2010. Konferda yang mengangkat tema "Melalui koferda kita kembali ke roh dan karakter perjuangan" diikuti 500 peserta terdiri atas utusan PAC, cabang dan DPD PDI-P Bali.

Ada tiga Kandidat kuat yang muncul untuk pimpin PDI-P Bali lima tahun kedepan, IB Putu Wesnawa, AA Oka Ratmadi (mantan bupati Badung) dan IGN Kusuma Kelakan, yang kini menjabat Wagub Bali. Sementara suasana Konferda meriah justru terjadi di luar arena, dimana ratusan simpatisan para kandidat dengan atribut masing-masing, memenuhi kawasan sekitar hotel.

ps: omong2, bu Mega dulu waktu jadi presiden, apa sih prestasinya ibu ttg GAM, selain cuma nangis lalu memberlakukan lagi DOM, BOM, dan apapun istilahnya itu...?? :D