Mo cerita, eh, nulis yang bebas aza, tidak terkungkung oleh judul dan tema:p

Dua hari ini, selama di client, makan rawon dan pecel lele. PECEL LELE? SERIUS? Yap...serius, pecel lele yang serupa denganpecel lele yang bervitamin U, postinganku dulu (beri link). Ga kapok? Ah, ga lah..ngapain juga kapok makan pecel lele di situ?
Lha wong, halal, enak dan cukup murah...lagian kan bukan niat si ibu penjual untuk ngasih vitamin U di situ kan?? :p
Selain pecel lele, ternyata rawonnya juga enak lho.. Warungnya sebelahan dengan warung pecel lele...Jadi, hmmm kombinasi warung buat aku banged getooo..hahaha..:D Cuman, karena warung rawon menggunakan tenda biru sebagai atap, hasil fotonya jadi biru juga..:p

Selesai makan siang, sholat di mushola.. Setelah masuk mushola, saat hendak sholat, lho...banyak tubuh bergelimpangan...ternyata orang2 yang sedang tidur. Hmmm...setelah sholat aku ikut berbaring di mushola, hmmmm...selesai makan, baru berpanas-panas di jalan, sholat, ac mushola yang dingin begitu menggoda, akhirnya ikut 'numpang' merem...tapi upsss... sekarang sedang UAT (User Acceptance Term, diceritakan belakangan ya?), jadi ga bisa santai2 begini, so aku segera kembali ke ruang kerja...rodi :p

Malamnya, saat pulang aku naik metromini 62. Mula-mula perjalanan oke2 saja, hingga satu waktu ada 62 juga yang nyalip 62 yang aku naiki. Mendadak si sopir jadi marah2 ke keneknya..intinya sih karena si keneknya ga beritau jika ada 'saingan' mendekat (istilahnya: rapat...rapat..). Si kenek juga ga mau salah, pokoknya jadi lumayan ramai lah... Dan sejak itu, si sopir 62 jadi ugal2an, kebut2an, nyumpah2in orang, nurunin orang di tengah jalan, berhenti di tengah perempatan... Aku yang duduk di belakang sopir jadinya deg2an...:p Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di kalibata, aku langsung buru2 turun. Sopir 62 yang acak kadut, sengaja difoto dari belakang biar yang lain tidak takut naik 62, dan sukur2 ikut merasakan sensasi naik 62, hehehe...:D

Beberapa berita di koran tempo menarik perhatianku..
1. Pemadaman listrik di Jawa-Bali. OMG, ternyata PLN sudah sedemikian parahnya, heuuuhhh..ampun dah, PLN SUX mulai juga rupanya.
2. Hendropriyono tidak menghadiri undangan tim TPF Munir. Semalam aku tonton juga acara wawancaranya. (menurutku) Beliau dengan arogannya mengatakan bahwa Presiden (dulu adalah bawahannya ketika dia menjabat sebagai panglima) mendapat info yang salah ttg hal yang berkaitan dengan dirinya. Ahhhh...ternyata jabatan memang bisa membuat orang lupa diri...
3. Surat pembaca yang isinya mengenai rencana Dinas Pembinaan Mental Spiritual dan Kesejahteraan Sosial DKI Jakarta untuk menggodok program untuk menghentikan sedekah bagi gelandangan dan pengemis jalanan. OMG (lagi), memangnya DPMSdKS DKI Jakarta sudah berbuat apa sih untuk menanggulangi gelandangan dan pengemis jalanan? (Sebagaimana tertulis di surat pembaca) Apakah masih kurang juga upaya untuk menyengsarakan orang miskin?? Ya ALLOH Ya Rabbi, janganlah kau turunkan adzab-Mu kepada kami karena perbuatan orang2 ini ya ALLOH ...