Kecanduan Email dan SMS Lebih Bahaya dari Ganja

Jakarta, Selasa 26/4

Hati-hati, email dan SMS bisa membuat Anda kecanduan

Penelitian yang dilakukan baru-baru ini menyebutkan bahwa seseorang yang kecanduan email dan telepon mengalami penurunan IQ, lebih dari dua kali lipat penurunan akibat kecanduan ganja.

Penelitian yang didanai Hewlett Packard mengingatkan adanya peningkatan jumlah pecandu email dan pesan singkat (SMS). Para peneliti menemukan bahwa 62 persen karyawan membuka pesan yang berhubungan dengan pekerjaannnya di rumah atau di waktu libur.

Jika dianalisis, teknologi memang dapat meningkatkan produktifitas. Akan tetapi sejak ditemukan efek sampingnya, mulai saat ini pengguna teknologi harus belajar untuk menentukan kapan harus bebas dari telepon dan komputer.

Penelitian yang dilakukan oleh Institute of Psychiatry, menemukan bahwa penggunaan teknologi menurunkan intelegensi pekerja. Tingkat penurunannya mencapai 10 poin atau dua kali lipat lebih besar dari penelitian terhadap pecandu ganja.

Lebih dari setengah dari total responden yang seluruhnya 1.100 orang mengatakan bahwa mereka selalu menjawab email secepatnya atau sesegera mungkin. Bahkan 21 persen mengatakan kalau perlu di sela-sela rapat atau pertemuan.

Pimpinan lembaga yang melakukan penelitian tersebut, Dr. Glenn Wilson mengatakan kepada Daily Mail sebagaimana dikutip BBC bahwa jumlah pecandu yang tak terbendung akan menurunkan ketajaman mental pekerja secara keseluruhan.

Menurutnya, mereka yang merasa harus segera membalas atau bereaksi terhadap email maupun SMS yang mereka terima, akan mengalami gangguan atau kelambatan berpikir seperti orang yang kurang tidur di malam hari.

*hmmm...ngejunk menurunkan berapa poin IQ yach??hehkekeke... kalo ngsms gratis apa menurunkan IQ juga??nyihihihih...*